Senin, 16 Agustus 2010

Kalung Usang Atau Kalung Emas




Suatu hari, seorang anak kecil bernama Ray dan Ayahnya, Michael sedang duduk bersama di tengah waktu yang santai. Kemudian Michael melihat anaknya sedang menggenggam sebuah kalung dari kayu yang cukup usang menurutnya. Tidak lama, Ray berkata kepada Ayahnya ,”Ayah, maukah kau membelikanku sebuah kalung yang indah?” Michael menjawab dengan lembut ,”Berikanlah kalung yang kau genggam itu kepadaku, Anakku.” Si anak tentu menolaknya, karena kalung itu adalah sebuah barang yang indah menurutnya, karena kalung itu ia dapatkan dari seorang sahabatnya.

Sang Ayah bertanya kembali ,” Anakku, apakah kau tetap tidak ingin memberikan kalung itu untukku?” Dengan menatap sorot tajam mata Michael, ia menjawab ,” Tidak Ayah. Kalung ini bagus untukku. Tetapi, aku ingin kau juga membelikan kalung yang sama seperti ini, Ayah.” Michael tetap memandang wajah anak semata wayangnya itu, dengan penuh ketegasan, Michael menyodorkan tangannya di depan Ray dengan berkata ,” Anakku, apa kau ingin Ayah memberikanmu sebuah kalung indah yang kau inginkan? Sekarang, Ayah hanya ingin kau memberikan kalung milikmu itu dan letakkan di tanganku.” Dengan penuh sesak Ray menjawab ,” Ayah, aku sulit memberikannya untukmu. Karena aku tahu, kalung ini berharga untukku.” Michael menjawab ,” Letakkanlah kalung itu di tanganku, sekarang Anakku.” Akhirnya Ray meletakkan kalung itu dengan perlahan-lahan di tangan Ayahnya dan ia menangis, karena ia merasa tidak akan pernah memiliki kalung terindah yang pernah dia miliki.

Tidak lama Michael datang dan membuka tangan anaknya yang mungil itu. Ia mengusap air mata anaknya dan berkata ,” Biarkanlah kalung itu Ayah simpan, dan sekarang hapus air matamu. Ayah berikan kau sebuah kalung yang kau minta. Lihatlah!”

Betapa kagetnya Ray ketika ia melihat bahwa kalung emas bertuliskan namanya telah ada di tangannya. Dan ketika ia menatap Ayahnya yang sedang tersenyum, ia berseru ,” Ayah, sungguh kau berikan ini untukku??” Michael menjawab ,” Ya anakku. Kini gunakanlah itu dan simpanlah untukmu.”

****

Filipi 4:19 mengatakan bahwa Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNYA dalam Kristus Yesus.
Saudara terkasih, terkadang kita merasa bahwa apa yang kita miliki adalah hal terindah. Tapi tidak bagi Allah. Ia mengetahui apa yang baik dan buruk dalam kehidupan kita. Ketika kita menghadapi satu masalah dalam kehidupan, sering kali kita meminta kepada Bapa untuk memberikan yang terbaik dalam problema ini. Tapi, ketika Bapa ingin mengangkat beban kita, Justru kita lah yang menahan pergumulan saat itu untuk kita serahkan sepenuhnya kepada Bapa. Ia tahu kebutuhan hidup anak-anakNYA. Dan Bapa ingin memberikan yang terbaik dari semua yang terbaik untuk kita. Tapi, apakah ketakutan yang ada dalam hati kita itu akan menghalangi kasih Bapa kepada kita sebagai anakNYA?

Saat ini, Bapa mengajak kita untuk lebih percaya dan berserah penuh kepadaNYA. Sebab, ada hal-hal terindah yang telah Bapa sediakan bagi kita yang mau menyerahkan sepenuhnya beban hidup ini. Biarkanlah Tuhan dengan bebas menggunakan kuasaNYA untuk bekerja dalam kehidupan kita. Karena, kita tahu bahwa apa yang menurut kita baik, belum tentu bagi Allah itu juga baik.

Jadi, mulai saat ini. Berikanlah dan sandarkanlah segala masalah yang kita hadapi. Tuhan akan gantikan kalung usang menjadi sebuah kalung emas untuk kita miliki. Manusia tidak akan pernah tahu apa yang akan Tuhan beri dalam hidup ini. Tapi, kita tahu bahwa rancangan Tuhan dalam kehidupan kita adalah rancangan Damai Sejahtera bukan kecelakaan.

God Bless Us !